Category: Berita Utama

  • Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Lombok – Indonesian women demonstrated their equality in a racing event at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara (NTB). Through the ‘Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026,’ these women successfully demonstrated their role in the automotive world.

    The race was successfully held from May 1-3, 2026, in collaboration with the Mandalika Grand Prix Association (MGPA) and Krida Mataram. The ‘Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026’ is an initiative to encourage increased female participation in Indonesian motorsports.

     

    This prestigious event is more than just about racing; it’s dedicated to celebrating the abilities and strategic role of women on the racetrack. Adopting a one-make race concept, all participants use Toyota Agya 1200cc vehicles, ensuring a level playing field, with a focus on the abilities and skills of each driver.

    Eight female drivers were selected to participate in the competition. The participants were curated by Women in Motorsport (WIM) and come from various racing disciplines in Indonesia. They are Alexandra (former Formula Renault Asia driver), Alinka (all-around racer), Audya Anjani (a newcomer from Lombok), Belove Athaya (driving driver), Clio Tjoannadi (go-kart driver), Vivit Fariana (drag racer and sprint rally driver), Patricia Purnomo (drag racer and sprint rally driver), and Ine Rosdiana (Radical Time Attack driver).

    This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

    This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

    The series of events took place over three days, including practice and qualifying sessions on Friday and Saturday, and the final race on Sunday, May 3, 2026.

    Indonesian Kartini athletes demonstrated gender equality at the Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026, held at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara, from May 1-3, 2026. (Photo: Special doc.)

    Based on the official race results, here are the final standings for the Queens of the Circuit 2026:

    1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1
    2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2
    3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3
    4. Audya Anjani (Krida)
    5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport)
    6. Patricia Revalina (Putkar Reborn)
    7. Belove Athaya (Women in Motorsport)
    8. Vivit Fariana (Putkar Reborn)

    Alinka Hardianti dominated throughout the race and also recorded the fastest lap with a time of 2:06.496.

    This year’s Queens of the Circuit is also part of a series of international motorsport events, as it is held in conjunction with the GT World Challenge and the Mandalika Festival of Speed, further strengthening the Mandalika Circuit’s position as one of the centers of racing activity in Indonesia.

    Through this event, MGPA and Krida Mataram hope to open more opportunities for women to participate in motorsport, both as racers and in various other professional roles in the industry.

     

  • QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026

    QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026

    QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026
    Perkuat Peran Perempuan dalam Dunia Motorsport Indonesia

    Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap.

    Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu:

    * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia
    * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer)
    * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok
    * Belove Athaya – pembalap drifting
    * Clio Tjoannadi – pembalap gokart
    * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally
    * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally
    * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack

    Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya.

    Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026.

    Hasil Balapan (Race Classification)

    Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026:

    1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1
    2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2
    3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3
    4. Audya Anjani (Krida)
    5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport)
    6. Patricia Revalina (Putkar Reborn)
    7. Belove Athaya (Women in Motorsport)
    8. Vivit Fariana (Putkar Reborn)

    Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496.

    Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia.

    Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini.

  • Paling Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta

    Sangat Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta

    Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara.

    Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian.

    Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung.

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

    “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.

  • SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

    SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

    Jakarta – SPPG Polri Pejaten menggelar pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) Pagi. Model penyajian ini menjadi uji coba baru dalam pemberian makanan bergizi kepada para siswa.

    Kegiatan ini disambut antusias para pelajar. Suasana makan bersama dengan sistem prasmanan membuat penyajian MBG terasa berbeda dari biasanya dan menghadirkan nuansa kebersamaan di lingkungan sekolah.

     

     

     

    Kepala Sekolah SMA Kemala Bhayangkari 1, Muryanto, mengatakan pelaksanaan MBG model prasmanan memberi manfaat langsung bagi siswa. Menurutnya, program itu sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

    “MBG dengan model prasmanan ini benar-benar sangat bermanfaat. Anak-anak merasakan kebersamaan saat makan bersama teman-temannya. Program ini juga sangat membantu, khususnya bagi murid yang pagi hari belum sempat sarapan,” kata Muryanto.

    Sementara itu, Ka SPPG Polri Pejaten Muhamad Iqbal Salim menjelaskan sistem prasmanan ini merupakan bentuk simulasi menindaklanjuti arahan pimpinan. Skema tersebut juga dipersiapkan untuk pelaksanaan MBG secara prasmanan pada momentum Hari Bhayangkara, khususnya di SPPG yang berada di bawah naungan Polri.

    “Keunggulannya, sistem ini bisa melatih ketertiban dan kedisiplinan siswa. Dari sisi menu dan hitungan gizi tetap terukur karena kami menggunakan sendok takar sesuai arahan ahli gizi,” ujar Iqbal.

    Iqbal menambahkan, pola prasmanan juga diharapkan dapat menekan angka sisa makanan atau food waste. Sebab, siswa bisa menyesuaikan porsi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba ini nantinya akan dievaluasi untuk melihat apakah sistem prasmanan lebih efektif dibanding pola penyajian biasa.

  • Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla 

    Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino


    RIAU — Tantangan pelestarian lingkungan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memasuki babak krusial seiring dengan datangnya fenomena El Nino. Menghadapi risiko yang kian meningkat, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama lintas sektor sebagai benteng utama perlindungan wilayah.

    Dalam sebuah pernyataan terbaru, Irjen Pol. Herry Heryawan menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla bukanlah tugas yang bisa dipikul oleh satu instansi saja. Menurutnya, kerentanan lahan di Riau memerlukan pengawasan dan aksi cepat yang terintegrasi.

    “Di tengah ancaman El Nino yang meningkatkan risiko Karhutla, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi BNPB/D, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk melindungi lingkungan dan keselamatan bersama,” tegas Kapolda.

    Pesan kolaborasi ini bukan sekadar retorika. Di berbagai titik di Riau, upaya preventif terus digalakkan melalui program “Green Policing”. Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini dilakukan adalah penanaman pohon Geronggang di Desa Tanjung Punak. Pohon Geronggang dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan gambut, yang sekaligus berfungsi sebagai upaya restorasi ekosistem.

    Selain penghijauan, dukungan terhadap produktivitas masyarakat lokal juga menjadi prioritas. Penyerahan bantuan mesin ketinting kepada warga setempat menjadi simbol bahwa perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan alat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa harus merusak hutan.

    Menjaga “Napas” Bumi Riau

    Fenomena El Nino memang membawa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang, namun kesiapsiagaan personel gabungan dan partisipasi aktif warga desa di garda terdepan diyakini mampu meminimalisir titik api (hotspot).

    Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kearifan lokal masyarakat, Riau berkomitmen untuk tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran, tetapi membangun sistem pencegahan yang kokoh. Harapannya, langit Riau tetap biru dan lingkungan tetap terjaga demi warisan generasi mendatang.

     

     

  • Ayo Bersama Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!

    Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!

     

     

    Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!
    Beberapa tahun terakhir, kita mungkin sedikit bernapas lega karena intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tanah air tidak seganas dekade lalu. Namun, alarm kewaspadaan kini berbunyi lebih kencang. Prediksi iklim untuk tahun 2026 membawa kabar yang kurang sedap: ancaman Super El Nino sudah di depan mata.

    Jika kita tidak bersiap dari sekarang, bukan tidak mungkin sejarah kelam kabut asap akan terulang kembali.
    Apa Itu Super El Nino dan Mengapa Harus Takut?

    Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!
    Secara teknis, Super El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang mencapai angka di atas 2^\circ\textC dari rata-rata normal.

    Bagi Indonesia, ini adalah “undangan” bagi kekeringan ekstrem. Kurangnya curah hujan membuat lahan, terutama lahan gambut, menjadi sangat mudah terbakar. Kita punya catatan sejarah buruk terkait fenomena ini:

    Tahun 1997–1998: Kebakaran hebat menghanguskan sekitar 10–11 juta hektare lahan.
    Tahun 2015–2016: Kabut asap lintas batas yang melumpuhkan aktivitas ekonomi dan kesehatan.

    Tahun 2026 diprediksi memiliki risiko yang lebih serius. Pola kebakaran diperkirakan mulai meningkat pada pertengahan 2026 dan berpotensi berlanjut hingga 2027.

    Wilayah Mana yang Paling Rawan?

    Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!

    Berdasarkan peta sebaran anomali iklim, ada beberapa titik “merah” yang menjadi prioritas pengawasan ketat:

    Sumatera (terutama wilayah Riau yang memiliki banyak lahan gambut).
    Kalimantan (paru-paru Indonesia yang rentan terhadap api).
    Nusa Tenggara (wilayah dengan karakteristik iklim kering).
    Seluruh wilayah yang memiliki riwayat kemarau panjang.
    Langkah Antisipasi: Lebih Baik Mencegah daripada Memadamkan

    Waspada “Super El Nino” 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!
    Memadamkan api di tengah hutan yang kering kerontang bukanlah perkara mudah. Butuh biaya triliunan dan nyawa petugas taruhannya. Oleh karena itu, langkah antisipasi dini menjadi harga mati:

    Patroli Terpadu & Deteksi Dini: Memperkuat koordinasi antara TNI, POLRI, BNPB, dan Manggala Agni.
    Edukasi Masyarakat: Berhenti membuka lahan dengan cara membakar. Ini adalah pemicu utama yang sebenarnya bisa dihindari.
    Optimalisasi Teknologi: Pemanfaatan water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan sebelum kekeringan mencapai puncaknya.
    Kesiapan Logistik: Menyiapkan sarana prasarana pemadaman di titik-titik rawan.

    Kesimpulan

    Karhutla bukan sekadar bencana alam, tapi juga bencana kemanusiaan dan ekonomi. Dengan ancaman Super El Nino 2026 yang kian nyata, kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat adalah kunci.

    Jangan sampai kita kembali melihat anak-anak kita harus sekolah menggunakan masker karena langit biru tertutup asap. Mari jaga hutan kita, sebelum semuanya menjadi abu.

    #Karhutla2026 #SuperElNino #LingkunganHidup #IndonesiaSiaga #GambutSehat

     

     

     

  • Hebat Gerak Cepat Dan Presisi Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan

    Respons cepat dan kerja profesional ditunjukkan oleh jajaran Polres Metro Bekasi dalam mengungkap kasus penyiraman cairan kimia berbahaya yang terjadi di Tambun Selatan. Dalam waktu singkat, tiga pelaku berhasil diamankan, menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari tindak kekerasan.

     


    Gerak Cepat Dan Presisi Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan

    Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni bersama jajaran dalam kegiatan jumpa pers. Berbekal keterangan saksi, serta penyelidikan mendalam, tim gabungan Satreskrim dan Polsek Tambun Selatan bergerak cepat hingga berhasil menangkap para pelaku di lokasi berbeda. Polres Metro Bekasi memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

    Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 tersebut menyebabkan korban mengalami luka bakar serius akibat cairan kimia berbahaya.

    Polres Metro Bekasi menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan perlindungan bagi korban dan saksi sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang humanis dan berkeadilan.

    #poldametrojaya
    #polriuntukmasyarakat
    #JagaJakarta+

  • Belajar Perkuat Komunikasi Publik, PPATK Studi Banding ke Polda Metro Jaya

    Perkuat Komunikasi Publik, PPATK Studi Banding ke Polda Metro Jaya

    Bidhumas Polda Metro Jaya menyelenggarakan kegiatan studi banding bersama Tim Humas PPATK pada Kamis, 2 April 2026 di Ruang M2C Bidhumas PMJ. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola komunikasi publik, khususnya pada situasi krisis yang menuntut respons cepat, tepat, dan terukur.

    Dipimpin oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, paparan menekankan pentingnya membangun narasi yang humanis, empatik, dan berbasis fakta dalam menghadapi dinamika arus informasi yang berkembang sangat cepat. Strategi komunikasi seperti framing yang tepat, respons awal, serta mekanisme klarifikasi satu pintu menjadi poin utama dalam menjaga kredibilitas institusi di mata publik.

    Selain itu, penguatan media relations, optimalisasi platform digital, hingga teknik menghadapi pertanyaan sulit dari media turut menjadi bagian dari diskusi yang interaktif dan konstruktif. Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi dalam pengembangan kapasitas kehumasan.

    Melalui sinergi ini, diharapkan kehumasan Polda Metro Jaya dan PPATK semakin adaptif dalam menghadapi tantangan komunikasi modern, serta mampu menghadirkan informasi yang menenangkan, akurat, dan membangun kepercayaan masyarakat.

    #poldametrojaya
    #polriuntukmasyarakat
    #jagajakarta+

  • Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya

    Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya
    Ledakan mesin memicu kebakaran di KM Anaya di perairan Laut Maluku, Kamis (26/3/2026). Lima ABK dilaporkan mengalami luka bakar, satu di antaranya luka berat.
    Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan kapal Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) untuk operasi evakuasi.

    “Personel sudah diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban,” ujarnya.
    Berdasarkan data koordinat, lokasi kejadian berada di titik 1°54’10.62″ LU dan 126°23’49.98″ BT, sekitar 87 mil laut timur laut dari Manado.
    Saat ini, kapal evakuasi masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Setelah proses evakuasi, kapal diperkirakan tiba di Markas Komando (Mako) Polairud pada pukul 23.00 WITA.
    Pihak kepolisian masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait perkembangan situasi di lapangan.
  • Kapolda Sumsel Bersama Gubernur dan Pangdam Konsolidasikan Pengamanan Lebaran

    Kapolda Sumsel Bersama Gubernur dan Pangdam Konsolidasikan Pengamanan Lebaran

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menghadiri kegiatan penutupan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Senin malam (16/3/2026).

    Kehadiran tiga pimpinan utama daerah tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, menjadi forum silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas institusi yang dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal di Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, dan Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu.

    Selain itu, kegiatan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta para pimpinan instansi vertikal dan tokoh agama di wilayah Sumatera Selatan.

    Rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan tausiyah Ramadhan, shalat Tarawih dan Witir berjamaah, serta penutupan resmi Safari Ramadhan oleh Gubernur Sumatera Selatan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”