Blog

  • Banjir Rendam Korong Suranti Padang Pariaman, 250 Warga Dilaporkan Terjebak, Tim Rescue Korpolairud Lakukan Evakuasi

    Banjir Rendam Korong Suranti Padang Pariaman, 250 Warga Dilaporkan Terjebak, Tim Rescue Korpolairud Lakukan Evakuasi

    Banjir Rendam Korong Suranti Padang Pariaman, 250 Warga Dilaporkan Terjebak, Tim Rescue Korpolairud Lakukan Evakuasi

    Padang Pariaman – Banjir dilaporkan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin malam. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak akibat banjir yang menggenangi rumah-rumah penduduk dan akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga mencapai dada orang dewasa di beberapa titik, sehingga menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi secara mandiri.

     

    Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap warga terdampak. Tim rescue bergerak cepat dengan membawa peralatan evakuasi, termasuk perahu karet, pelampung, serta perlengkapan keselamatan lainnya guna memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan efektif.

    Kepala Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri, AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan unsur terkait begitu menerima laporan banjir. Fokus utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

    “Begitu menerima informasi adanya warga yang terjebak banjir, tim rescue langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” ujar AKBP Ferry Setiawan.

    Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan arus air. Beberapa warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, termasuk fasilitas umum dan lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat. Selain itu, tim juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

    Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut. Namun demikian, sejumlah warga dilaporkan mengalami kerugian materiil akibat rumah yang terendam dan barang-barang berharga yang rusak. Aparat gabungan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan, mengingat cuaca di wilayah Padang Pariaman masih berpotensi hujan.

    Selain melakukan evakuasi, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Warga diminta untuk tidak memaksakan diri melintasi area yang tergenang air serta segera melapor jika masih ada anggota keluarga atau tetangga yang membutuhkan bantuan.

    Pihak berwenang saat ini masih melakukan evaluasi dan pendataan lebih lanjut terkait dampak banjir, termasuk kebutuhan logistik dan penanganan pascabanjir. Upaya koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat proses penanganan dan memastikan kondisi wilayah kembali kondusif.

  • Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru dari Jatiasih, Bekasi

    Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru dari Jatiasih, Bekasi

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Turun Lansung Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Monitoring Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih

    Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

    “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

    Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

    Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

    Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

  • Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Memasuki awal Tahun Baru 2026, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

    Dalam momentum pergantian tahun ini, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak semua pihak untuk menjadikan tahun baru sebagai titik awal memperkuat semangat, memperbarui tekad, dan menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan.

    “Semoga di tahun baru ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kekuatan untuk melangkah maju menghadapi setiap tantangan dengan penuh semangat,” ungkapnya.

    Ia menekankan bahwa tahun baru bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga kesempatan untuk terus memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian satu sama lain. Dengan semangat persatuan dan kerja sama, berbagai tantangan diyakini dapat dihadapi bersama.

    Kadiv Humas Polri juga berharap Tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat pengabdian yang lebih kuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

    Mengakhiri pesannya, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak seluruh elemen bangsa untuk melangkah di tahun yang baru dengan pikiran positif, hati yang tulus, dan tekad yang kuat, demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

     

     

  • Sambut Tahun Baru 2026, Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme

    Sambut Tahun Baru 2026, Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme

    Sambut Tahun Baru 2026, Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme

    Memasuki awal Tahun Baru 2026, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

    Dalam momentum pergantian tahun ini, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak semua pihak untuk menjadikan tahun baru sebagai titik awal memperkuat semangat, memperbarui tekad, dan menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan.

    “Semoga di tahun baru ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kekuatan untuk melangkah maju menghadapi setiap tantangan dengan penuh semangat,” ungkapnya.

    Ia menekankan bahwa tahun baru bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga kesempatan untuk terus memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian satu sama lain. Dengan semangat persatuan dan kerja sama, berbagai tantangan diyakini dapat dihadapi bersama.

    Kadiv Humas Polri juga berharap Tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat pengabdian yang lebih kuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

    Mengakhiri pesannya, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak seluruh elemen bangsa untuk melangkah di tahun yang baru dengan pikiran positif, hati yang tulus, dan tekad yang kuat, demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

     

     

  • Begini Kadivhumas Polri Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Begini Kadivhumas Polri Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).


    Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

    Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
    “Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
    Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
    Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
    “Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
    Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
    “Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
    Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
    “Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
    Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
    “Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
    Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.

  • Kadivhumas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Kadivhumas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Kadivhumas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).


    Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

    Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
    “Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
    Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
    Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
    “Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
    Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
    “Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
    Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
    “Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
    Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
    “Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
    Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.