Author: admin

  • Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral

    Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral

    Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral

    Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral
    SUYUDI KEPALA BNN – Brigjen Pol Suyudi Ario Seto Kepala Badan Narkotika Nasional, intip profil dan kekayaan sang jenderal bintang 3 kepercayaan Prabowo.

     Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), tengah menjadi buah bibir di tengah masyarakat.

    Perhatian publik tertuju pada keberhasilannya memimpin sebuah operasi besar yang mengguncang jaringan narkotika internasional.

    Operasi tersebut berujung pada penangkapan buronan kelas kakap Dewi Astutik alias PA di Kamboja.

    Dewi Astutik diduga kuat sebagai pengendali utama penyelundupan sabu seberat dua ton, dengan nilai fantastis yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.

    Pengungkapan kasus ini kembali menempatkan BNN di garis terdepan dalam perang melawan jaringan narkotika lintas negara.

    Operasi Senyap Membongkar Jaringan Narkotika Global

    Penangkapan Dewi Astutik bukanlah peristiwa yang terjadi secara instan.

    Pengungkapan kasus besar ini berawal dari keberhasilan aparat menggagalkan penyelundupan 2,3 kilogram heroin.

    Barang haram tersebut diamankan oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

    Dari temuan awal itu, aparat penegak hukum kemudian menelusuri jalur distribusi yang lebih luas dan kompleks.

    Penelusuran tersebut akhirnya mengarah pada satu nama sentral: Dewi Astutik.

    Ia diketahui memiliki keterkaitan erat dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sindikat narkotika internasional paling berbahaya.

    “Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia, Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,” ujar Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dikutip dari Antara, Rabu (3/12/2025).

  • Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral

    Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral

    Siapa Sebenarnya Komjen Suyudi Ario Seto? Jenderal Bintang 3 Kepercayaan Prabowo yang sedang Viral
    SUYUDI KEPALA BNN – Brigjen Pol Suyudi Ario Seto Kepala Badan Narkotika Nasional, intip profil dan kekayaan sang jenderal bintang 3 kepercayaan Prabowo.

     Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), tengah menjadi buah bibir di tengah masyarakat.

    Perhatian publik tertuju pada keberhasilannya memimpin sebuah operasi besar yang mengguncang jaringan narkotika internasional.

    Operasi tersebut berujung pada penangkapan buronan kelas kakap Dewi Astutik alias PA di Kamboja.

    Dewi Astutik diduga kuat sebagai pengendali utama penyelundupan sabu seberat dua ton, dengan nilai fantastis yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.

    Pengungkapan kasus ini kembali menempatkan BNN di garis terdepan dalam perang melawan jaringan narkotika lintas negara.

    Operasi Senyap Membongkar Jaringan Narkotika Global

    Penangkapan Dewi Astutik bukanlah peristiwa yang terjadi secara instan.

    Pengungkapan kasus besar ini berawal dari keberhasilan aparat menggagalkan penyelundupan 2,3 kilogram heroin.

    Barang haram tersebut diamankan oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

    Dari temuan awal itu, aparat penegak hukum kemudian menelusuri jalur distribusi yang lebih luas dan kompleks.

    Penelusuran tersebut akhirnya mengarah pada satu nama sentral: Dewi Astutik.

    Ia diketahui memiliki keterkaitan erat dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sindikat narkotika internasional paling berbahaya.

    “Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia, Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,” ujar Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dikutip dari Antara, Rabu (3/12/2025).

  • Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejalan dengan arahan Presiden RI dan kebijakan insentif pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
    Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat melaksanakan peninjauan langsung di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025) pukul 13.30 WIB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan publik, khususnya transportasi kereta api, sebagai salah satu moda mudik yang dinilai aman dan nyaman bagi masyarakat.


    “Hari ini saya berkunjung ke Stasiun Tawang untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi pelayanan Natal dan Tahun Baru, khususnya terkait arus mudik dan balik masyarakat,” ujar Kapolri kepada awak media.

    Kapolri menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Nataru diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai insentif guna meringankan beban masyarakat, mulai dari diskon tarif tol, penyeberangan, kereta api, hingga fasilitas pengangkutan motor secara gratis.

    “Sesuai arahan Bapak Presiden, pemerintah ingin memastikan pelayanan Nataru berjalan dengan baik, masyarakat terlayani maksimal, serta mendapatkan berbagai kemudahan melalui insentif yang telah disiapkan,” tegasnya.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri meninjau Posko Kesehatan Polri serta berbagai fasilitas pelayanan publik di Stasiun Tawang, seperti playground anak, kursi pijat, dan fasilitas difabel. Kapolri juga menyapa langsung para penumpang di ruang tunggu serta membagikan goodie bag kepada pemudik.

    Sebagai bentuk perhatian kepada para petugas dan unsur pengamanan, Kapolri turut menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, dan Polsuska. Kegiatan ini sekaligus menegaskan kehadiran negara di ruang-ruang pelayanan publik selama momentum Nataru.

  • Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejalan dengan arahan Presiden RI dan kebijakan insentif pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
    Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat melaksanakan peninjauan langsung di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025) pukul 13.30 WIB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan publik, khususnya transportasi kereta api, sebagai salah satu moda mudik yang dinilai aman dan nyaman bagi masyarakat.


    “Hari ini saya berkunjung ke Stasiun Tawang untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi pelayanan Natal dan Tahun Baru, khususnya terkait arus mudik dan balik masyarakat,” ujar Kapolri kepada awak media.

    Kapolri menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Nataru diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai insentif guna meringankan beban masyarakat, mulai dari diskon tarif tol, penyeberangan, kereta api, hingga fasilitas pengangkutan motor secara gratis.

    “Sesuai arahan Bapak Presiden, pemerintah ingin memastikan pelayanan Nataru berjalan dengan baik, masyarakat terlayani maksimal, serta mendapatkan berbagai kemudahan melalui insentif yang telah disiapkan,” tegasnya.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri meninjau Posko Kesehatan Polri serta berbagai fasilitas pelayanan publik di Stasiun Tawang, seperti playground anak, kursi pijat, dan fasilitas difabel. Kapolri juga menyapa langsung para penumpang di ruang tunggu serta membagikan goodie bag kepada pemudik.

    Sebagai bentuk perhatian kepada para petugas dan unsur pengamanan, Kapolri turut menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, dan Polsuska. Kegiatan ini sekaligus menegaskan kehadiran negara di ruang-ruang pelayanan publik selama momentum Nataru.

  • Kapolri Tinjau Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang

    Kapolri Tinjau Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang

    Kapolri Tinjau Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan peninjauan kesiapan pelayanan dan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam kegiatan ini Kapolri didampingi oleh Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat selama masa puncak arus libur akhir tahun.

    Setibanya di lokasi, Kapolri beserta rombongan disambut oleh Kapolrestabes Semarang, Kepala Daerah Operasi (Daop) IV KAI, serta Kepala Stasiun Tawang. Kapolri kemudian meninjau langsung Posko Kesehatan Polri dan sejumlah fasilitas pelayanan publik yang tersedia di stasiun, di antaranya area bermain anak (playground), kursi pijat, serta fasilitas ramah difabel termasuk kursi roda.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima paparan dari Kepala Daop IV KAI terkait kesiapan operasional angkutan kereta api selama Nataru, termasuk prediksi peningkatan volume penumpang di wilayah Daop IV Semarang. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna mengantisipasi potensi kepadatan dan memastikan layanan transportasi publik berjalan aman dan lancar.
    Kapolri juga menyempatkan diri menyapa para penumpang di ruang tunggu keberangkatan serta membagikan goodie bag sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan. Selain itu, Kapolri menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan petugas lintas sektor, meliputi unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, dan Polsuska.

    Peninjauan ini turut dihadiri para pejabat utama Mabes Polri serta Forkopimda Jawa Tengah, termasuk Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda Jawa Tengah. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan sinergi kuat dalam pengamanan dan pelayanan publik selama periode Nataru.
    Sebagai informasi, Stasiun Semarang Tawang merupakan stasiun tipe A yang berada di kawasan Kota Lama Semarang dengan kapasitas pengunjung hingga 10.000 orang. Untuk mendukung keamanan, Polri mendirikan Pos Pelayanan di area stasiun yang berada di bawah wilayah hukum Polrestabes Semarang, guna memberikan pelayanan dan pengamanan optimal kepada masyarakat.

    Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan kondusif, khususnya di simpul-simpul transportasi publik.

  • Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Kapolri Tegaskan Komitmen Negara dalam Pelayanan Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejalan dengan arahan Presiden RI dan kebijakan insentif pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
    Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat melaksanakan peninjauan langsung di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025) pukul 13.30 WIB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan publik, khususnya transportasi kereta api, sebagai salah satu moda mudik yang dinilai aman dan nyaman bagi masyarakat.


    “Hari ini saya berkunjung ke Stasiun Tawang untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi pelayanan Natal dan Tahun Baru, khususnya terkait arus mudik dan balik masyarakat,” ujar Kapolri kepada awak media.

    Kapolri menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Nataru diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai insentif guna meringankan beban masyarakat, mulai dari diskon tarif tol, penyeberangan, kereta api, hingga fasilitas pengangkutan motor secara gratis.

    “Sesuai arahan Bapak Presiden, pemerintah ingin memastikan pelayanan Nataru berjalan dengan baik, masyarakat terlayani maksimal, serta mendapatkan berbagai kemudahan melalui insentif yang telah disiapkan,” tegasnya.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri meninjau Posko Kesehatan Polri serta berbagai fasilitas pelayanan publik di Stasiun Tawang, seperti playground anak, kursi pijat, dan fasilitas difabel. Kapolri juga menyapa langsung para penumpang di ruang tunggu serta membagikan goodie bag kepada pemudik.

    Sebagai bentuk perhatian kepada para petugas dan unsur pengamanan, Kapolri turut menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, dan Polsuska. Kegiatan ini sekaligus menegaskan kehadiran negara di ruang-ruang pelayanan publik selama momentum Nataru.

  • Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

    Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan cuaca ekstrem dan kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
    Hal tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan peninjauan di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025). Menurut Kapolri, prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah, yang dapat berdampak pada banjir, longsor, maupun gangguan transportasi.
    “Kami juga harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.


    Kapolri menekankan pentingnya kesiapan Satgas gabungan penanganan bencana, baik dari sisi personel, sarana-prasarana, maupun pola bertindak di lapangan. Ia meminta seluruh jajaran untuk memetakan titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu jalur transportasi maupun keselamatan masyarakat.
    “Mitigasi harus disiapkan sejak awal, termasuk rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.
    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menerima paparan dari jajaran KAI Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional Nataru serta prediksi lonjakan penumpang kereta api. Koordinasi lintas sektor, termasuk Polri, TNI, pemerintah daerah, dan operator transportasi, dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem.
    “Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru tetap harus berjalan optimal. Negara harus hadir, dan itu diwujudkan melalui soliditas serta sinergitas seluruh pihak,” pungkas Kapolri.

  • Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

    Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

    Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru

    Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan cuaca ekstrem dan kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
    Hal tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan peninjauan di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025). Menurut Kapolri, prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah, yang dapat berdampak pada banjir, longsor, maupun gangguan transportasi.
    “Kami juga harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.


    Kapolri menekankan pentingnya kesiapan Satgas gabungan penanganan bencana, baik dari sisi personel, sarana-prasarana, maupun pola bertindak di lapangan. Ia meminta seluruh jajaran untuk memetakan titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu jalur transportasi maupun keselamatan masyarakat.
    “Mitigasi harus disiapkan sejak awal, termasuk rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.
    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menerima paparan dari jajaran KAI Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional Nataru serta prediksi lonjakan penumpang kereta api. Koordinasi lintas sektor, termasuk Polri, TNI, pemerintah daerah, dan operator transportasi, dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem.
    “Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru tetap harus berjalan optimal. Negara harus hadir, dan itu diwujudkan melalui soliditas serta sinergitas seluruh pihak,” pungkas Kapolri.

  • Lampaui Batas Transparansi: Polri Raih Predikat Informatif dengan Skor Fantastis 98,90!

    Lampaui Batas Transparansi: Polri Raih Predikat Informatif dengan Skor Fantastis 98,90!

    Lampaui Batas Transparansi: Polri Raih Predikat Informatif dengan Skor Fantastis 98,90!

     

     

    Jakarta — Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membuka diri kepada masyarakat membuahkan hasil gemilang. Tahun ini, Polri berhasil menorehkan catatan sejarah dalam keterbukaan informasi publik dengan meraih nilai 98,90. Angka nyaris sempurna ini menempatkan Polri pada kategori tertinggi, yakni Predikat Informatif.

    Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas. Menurut Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., nilai tersebut merupakan bukti otentik bahwa Polri telah bertransformasi menjadi lembaga yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara konsisten.

    Apa Arti Skor 98,90 bagi Masyarakat?

    Predikat “Informatif” menunjukkan bahwa Polri telah berhasil membangun ekosistem komunikasi yang sehat, di mana masyarakat dapat:

    Mengakses Informasi dengan Mudah: Prosedur permohonan informasi yang lebih ringkas dan digital.
    Mendapatkan Kejelasan: Transparansi dalam kinerja, anggaran, hingga layanan kepolisian.
    Meningkatkan Kepercayaan: Keterbukaan menjadi fondasi utama dalam memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
    Konsistensi di Balik Layar

    Meraih predikat tertinggi bukanlah perjalanan instan. Keberhasilan ini mencerminkan kerja keras seluruh jajaran Polri dalam mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Semangat #PolriInformatif kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang diterapkan dari tingkat Mabes hingga ke kewilayahan.

    “Raihan ini mencerminkan komitmen kuat Polri dalam mengimplementasikan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara konsisten.” — Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro
    Menuju Masa Depan yang Lebih Terbuka

    Dengan skor yang hampir mencapai puncaknya, Polri tidak lantas berpuas diri. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Polri terus berbenah demi mewujudkan institusi yang modern, profesional, dan dicintai masyarakat melalui keterbukaan informasi.

     

     

  • Bukan Sekadar Angka: Strategi Kapolri di Balik Rekor Transparansi Polri 2025

    Bukan Sekadar Angka: Strategi Kapolri di Balik Rekor Transparansi Polri 2025

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) baru saja mengukuhkan posisinya sebagai institusi paling transparan di tanah air. Dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025, Polri sukses menyabet Peringkat Pertama Nasional dengan skor hampir sempurna: 98,90.

    Namun, di balik selebrasi tersebut, ada pesan mendalam yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Baginya, skor tinggi ini bukanlah garis finish, melainkan bahan bakar untuk transformasi yang lebih besar.

    Transparansi Sebagai “Napas” Institusi

    Kapolri menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar urusan administratif untuk memenuhi indikator penilaian. Ini adalah tentang kepercayaan (trust).

    “Ini adalah apresiasi sekaligus tantangan untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi. Transparansi bukan tujuan akhir, tapi komitmen yang harus dijaga setiap hari,” tegas Jenderal Listyo Sigit.

    Mengapa Skor 98,90 Itu Penting?
    Akses Cepat & Akurat: Kemudahan masyarakat dalam mendapatkan informasi melalui platform digital Polri yang semakin inklusif.

    Akuntabilitas Publik: Setiap kebijakan dan tindakan kepolisian kini lebih terukur dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat.

    Budaya Melayani: Transformasi dari paradigma “dilayani” menjadi “informatif dan melayani”.